Friday, November 28, 2014

Mangan Ora Mangan

Mangan Ora Mangan Ngumpul dalampenting ngumpul' (Fitraya/detikTravel)

Singapura - Tak falsafah barat atau China, tapi justru falsafah Jawa menjadi penghias kantor web blog pencarian traveling Skyscanner dalam Singapura. 'Mangan ora mangan sing penting ngumpul' yaitu falsafah menentukan mengenai kebersamaan.

Program Dream Destination Japan yang mengajak 3 finalis bertualang menuju Jepang, digagas oleh detikTravel dengan dukungan penuh website pencarian traveling nomor satu pada bumi, Skyscanner. Ini sebabnya dalam pembuka perjalanan menuju Jepang, Jumat (17/10/2014) kemarin, kami mampir menuju kantor Skyscanner pada Gedung Robinson Point, Robinson Road, Singapura.

Kami turun dari stasiun MRT Raffles Place dan berjalan menyusuri gedung pencakar langit sesudah ke kantor Skyscanner. Kantor Skyscanner memang asyik dengan warna-warna ceria, santai dengan gaul banget. Sama rata sekali tidak berada kesan kaku di kantor ini.

Tika Larasati dari Skyscanner yang dengan akan ikut bertualang menuju Jepang, kedatangan group detikTravel di kantornya. Kami dijumpai dan Director Sales and Business Development Skyscanner Paul Whiteway yang menemani kami berkeliling kantornya.

Putih, hijau, biru, merah serta aneka wisata lombok warna cerah mewarnai dinding, kursi dan lantai kantor. Ruang-ruang meeting dinamai dengan destinasi top dalam Asia dari Forbidden City hingga Potala. Tetapi untuk Tika, ruang meeting paling besar ialah Borobudur, destinasi top di Indonesia. Wow!

Skyscanner begitu juga milik fasilitas rekreasi. Ada meja ping pong, X Box serta dan papan dart serta mata panahnya. Setiap lantai gunakan meja pantry dan aneka pilihan minuman ringan juga kopi. Falsafah-falsafah penentuan yang juga terkait dalam traveling menghias dinding pantry.

Siapa sangka berada falsafah Jawa begitu juga dalam situ, tepatnya pada dinding ruang pantry yang dekat serta ruang rekreasi. 'Mangan orang mangan sing menentukan ngumpul' itulah falsafah Jawa yang dipilih tapi Skyscanner. Terjemahannya juga saya rasa sangat pas.

"Food or no food, as long as we're together that's all that matters," demikian terjemahan bahasa Inggris yang ditulis di bawah bahasa Jawanya.

Kebersamaan ketika traveling merupakan sesuatu suatu yang selalu menentukan. Ada makanan dikarenakan anda punya banyak uang, atau tanpa makanan karena kita backpakeran, yang menentukan kamu sukses bersama-sama serta para traveler selanjutnya menjelajah dunia!


NEXT

Bersama Paul Whiteway dari Skyscanner (Fitraya/detikTravel)






BACA Dengan


Belum Tingkah Laku Geisha dan Tamunya pada Kyoto


Itu Bedanya Makan Takoyaki pada Jepang serta pada Indonesia


Kastil Osaka yang Megah serta Bersejarah

No comments:

Post a Comment